Tan Sri P Ramlee (March 22, 1929 - May 29, 1973) was a Malaysian film actor,
director and song writer. Due to his contributions in the movie and
music industry, as well as in the literary scene, he is often attributed as
the icon of Malay entertainment in both Malaysia and Singapore.
Ramlee was born Teuku Zakaria bin Teuku Nyak Puteh to Teuku Nyak Puteh bin
Teuku Karim and Che Mah Hussein at his grandmother's house (now opened as P
Ramlee House) in Caunterhall Road (now renamed as
Jalan P Ramlee), Penang, Malaysia. Teuku Zakaria - P Ramlee's birth name.
Teuku is a title for descendants of noble families from Aceh of Sumatra,
Indonesia. His father Teuku Nyak Puteh was a sailor from Lho' Seumawe in the
province of Aceh, Indonesia. As a child, he studied in several schools,
including the famous Penang Free School. During his school days he was very
active in sports, especially sepak takraw, badminton, and football.
His big break came on 1 June 1948 when he was spotted by Indian film director
B S Rajhans from Malay Film Productions of Jalan Ampas, Singapore. The
director was impressed by Ramlee, and in 1949 he was cast in the film Nasib
(Fate). Seven years later, Ramlee directed his first film Penarik Becha (The
Trishaw Man). In 1957, Ramlee would act in the first of his Bujang Lapok
(Dowdy Bachelors) comedic films, which are still popular among the modern
Malay film watchers.
During his career he directed and acted in sixty-six films, and had more than
300 songs to his credit. Among his films that received awards are:
- Best Musical Score for Hang Tuah - Third Asian Film Festival, Hong Kong (1956)
- Best Male Actor for Anak-ku Sazali (My son, Sazali) - Fourth Asian Film
Festival, Tokyo (1957)
- Best Comedy Film for Nujum Pak Belalang (The Fortune Teller) - Seventh Asian
Film Festival, Tokyo (1960)
- Most Versatile Talent for Ibu Mertua Ku (My Mother In-law) - Tenth Asian Film
Festival, Tokyo (1963)
- Best Comedy Film for Madu Tiga (Three Wives) - Eleventh Asian Film Festival,
Taipei (1964)
His final film was Laksamana Do Re Mi on 1972 and last songs and lyrics was
Ayer Mata Di Kuala Lumpur on 1973 before his death.
He was married three times, the last to the legendary singer Salmah Ismail (or
Saloma) in 1961. On 27 May 1973 P Ramlee died at the age of 44 and was buried
in Jalan Ampang, Kuala Lumpur. In 1986, in honor of his contributions to the
Malaysian entertainment industry, the P Ramlee Memorial was set up in Setapak,
Kuala Lumpur and on 1982 Jalan Parry at the city centre has changed into Jalan
P Ramlee.
P Ramlee's Birth Place and Gallery (Penang)
The P Ramlee House is a museum situated at Lot 2180 Jalan P Ramlee (formerly
Caunterhall Road) in Penang, Malaysia. The building is a restored wooden house
that commemorates the late P Ramlee, Malaysia's foremost singer, actor,
composer, and director.
Originally built in 1926 by his father and uncle, the house had previously
undergone successive repairs before being taken over by the National Archives
as an extension of its P Ramlee Memorial project in Kuala Lumpur. Items on
display at the house include his life history, personal memorabilia related to
his life in Penang, and items belonging to his family. The house was also the
birth place of P Ramlee.
Address:
Lot 2180 Jalan P Ramlee, 10460 Penang
Telephone: 604-281 7484
Visiting hours
Tuesday to Sunday: 10.00am to 5.00pm. Friday: 10.00pm to 12.00noon,
3.00pm to 5.00pm. Monday: Closed except during public and school holidays
Screening of P Ramlee movies
Friday to Sunday: 10.00am to 12.00pm
Admission is free
List of P Ramlee Films
| 1948 |
Chinta |
| 1949 |
Nasib, Nilam, Noor Asmara |
| 1950 |
Aloha, Bakti, Rachun Dunia, Takdir Illahi |
| 1951 |
Juwita, Penghidupan,Sejoli |
| 1952 |
Anjoran Nasib, Antara Senyum dan Tangis, Miskin,
Patah Hati, Sedarah |
| 1953 |
Hujan Panas, Ibu, Putus Harapan, Siapa Salah |
| 1954 |
Merana, Panggilan Pulau, Perjodohan |
| 1955 |
Abu Hassan Penchuri, Penarek Becha |
| 1956 |
Anak-ku Sazali, Hang Tuah, Se Merah Padi |
| 1957 |
Bujang Lapok, Pancha Delima |
| 1958 |
Sergeant Hassan, Sumpah Orang Minyak |
| 1959 |
Musang Berjanggut, Nujum Pak Belalang, Pendekar Bujang Lapok |
| 1960 |
Antara Dua Darjat |
| 1961 |
Ali Baba Bujang Lapok, Seniman Bujang Lapok |
| 1962 |
Ibu Mertua Ku, Labu Dan Labi |
| 1963 |
Love Parade, Nasib Si Labu Labi |
| 1964 |
Madu Tiga, Melanchong Ke Tokyo, Ragam P Ramlee dan
Damaq, Sitora Harimau Jadian, Tiga Abdul |
| 1965 |
Dajal Suchi, Masam Masam Manis |
| 1966 |
Do Re Mi, Nasib Do Re Mi, Sabarudin Tukang Kasut |
| 1967 |
Keluarga 69, Sesudah Suboh |
| 1968 |
Ahmad Albab, Anak Bapak, Gerimis |
| 1969 |
Bukan Salah Ibu Mengandung, Di Belakang Tabir, Enam Jahanam, Kanchan
Tirana |
| 1970 |
Doktor Rushdi, Gelora |
| 1971 |
Jangan Tinggal Daku, Putus Sudah Kaseh Sayang |
| 1972 |
Laksamana Do Re Mi |
List of P Ramlee and Saloma Songs
| A |
Aci Aci Buka Pintu, Aduh Sayang, Aduhai
Sayang, Ahmad Albab, Ai Ai Twist, Aku Bermimpi, Aku Debuk, Aku Menangis,
Aku Tak Berdaya, Aku Terpesona, Ala Payong, Alam, Alam Di Tiup Bayu, Alam
Maya, Alangkah Indah Di Waktu Pagi, Alhamdulillah, Ali Baba Rock, Alunan
Biola, Anak-ku Sazali, Aneka Ragam, Angin Malam, Apa Guna Berjanji,
Apabila Kau Tersenyum, Apek Dan Marjina, Asmara Bergelora, Asmara Datang
Bersama Sang Bulan, Asmara Murni, Assalamualaikum, Awan Mendung Telah Tiba,
Awas-awas Jangan Tertawan, Ayam Ayam, Ayer Mata, Ayer Mata Di Kuala
Lumpur, Azizah |
| B |
Bahagia, Bahtera Karam, Baidah, Barang Yang
Lepas Jangan Di Kenang, Bawah Rumpunan Bambu, Bayangan Wajahmu, Beginilah
Nasib, Belantara, Berdendang Ria, Berhati Lara, Berkorban Apa Saja,
Bermandi-manda, Berpedati, Bersama, Bertamasha, Betapa Riangnya, Biarlah
Aku Pergi, Bila, Bila Mama Pakai Chelana, Bila Tiba Masa, Bintang Hati,
Bintang Sore, Bubor Sagu, Budi Dibawa Mati, Bujang Merempat, Bulan Dan
Juga Angin, Bulan Jatuh Ke Riba, Bulan Mengambang, Bumiku Ini, Bunga Mekar,
Bunga Melor, Bunyi Gitar, Burung Punggok |
| C |
Chemara Jingga, Chemburu, Chinta, Chinta
Abadi, Choraknya Dunia, Cik Cik Keboom |
| D |
Dalam Air Terbayang Wajah, Dari Hati Ke Hati,
Dari Masa Hingga Masa, Debaran Jiwa, Dendang Perantau, Dengar Ini Cherita,
Dengarlah Kemala Hati, Dengarlah Rayuanku, Dengarlah Sang Ombak Berdesir,
Derita, Dewi Ilhamku, Dewi Puspitaku, Di Bibir Mu Terlukis Kata, Di Mana
Kan Ku Chari Ganti, Di Mana Suara Burong Kenari, Di Pinggiran, Di Pulau,
Dia Dan Aku, Di Renjis-renjis Di Pilis, Di Telan Pahit Di Buang Sayang, Do
Re Mi, Duka Berganti Suka, Dunia Hanya Pinjaman, Dunia Ini Hanya Palsu |
| E |
Embun Menitik, Engkau Laksana Bulan, Enjit
Enjit Semut, Entah Di Mana |
| G |
Gadis Dan Terona, Gambus Jodoh, Gara Asmara,
Gelang Suasa, Gelora, Gelora Asmara, Gelora Jiwa, Gerimis, Getaran Jiwa,
Gitar Berbunyi, Gunung Payong |
| H |
Hamidah, Hancur Badan Kandung Tanah, Hanya
Angan Angan, Hanya Dikau, Harapan Bonda, Harapan Jiwa, Hari Feista, Hati
Gelisah, Hati Muda, Hidup Berdua, Hidup Melarat, Hilang Terang Timbul
Gelap, Hoi Hoi Yahoi, Hore-hore, Hujan Di Tengah Hari |
| I |
Ibu, Ilham Tiba, Impian Kalbu, Inang Baru,
Indahnya Sang Suria, Ingin Tahu, Inikah Suratan Hidup, Intan Menjadi Kacha,
Irama Lagu, Istana Chinta, Isteri Yang Di Rindu, Itulah Sayang |
| J |
Jangan Adek Angan Angan, Jangan Chemburu,
Jangan Masam Muka, Jangan Tinggal Daku, Jari-jariku Sakit Semua, Jasa
Perwira, Jeritan Batinku, Jikalau Abang Merindu, Jikalau Ku Tahu, Jodoh
Ta' Ke Mana, Joget Istana, Joget Malaysia, Joget Pong Ketipang Pong, Joget
Pura Chendana, Joget Si Pinang Muda, Joget Tari Lenggang, Juwita, Juwitaku
Sayang |
| K |
Kachang Goreng, Kalau Kacha Menjadi Intan,
Kampung Nelayan, Kasihnya Ibu, Kata Dari Kalbu, Kau Turun Dari Kayangan,
Kejamnya Manusia, Kelasi, Kelohanku, Kelohan Saloma, Keluarga 69, Kembara,
Kenangan Abadi, Kenek Kenek Udang, Kerana Budi, Keronchong Kuala Lumpur,
Ketipang Payong, Kesah Rumah Tangga, Kesah Mahjong, Kita Berdayung, Kolam
Mandi, Ku Jejak Bekas Kakimu, Ku Kehilangan Kanda, Ku Kejar Bayangan, Ku
Rela Ampun, Ku Rindu Padamu, Kumbang Dan Rama-rama, Kumbang Dengan Bunga,
Kwek Mambo |
| L |
Lagu Anak Rantau, Lama Aku Merana, Lanang
Tunang Tak Jadi, Larut Malam, Lenggang Kangkong Baru |
| M |
Maafkan Kami, Mabok Kepayang, Madahku, Madu
Tiga, Makan Sireh Di Semerah Padi, Malam Bulan Di Pagar Bintang, Malam Ini
Kita Berpisah, Malam Ku Bermimpi, Malam Minggu, Malam Tak Bergema, Malam
Tak Berguna, Manusia, Manusia Miskin Kaya, Mari Menari, Mari Panching Ikan,
Masa Yang Bahagia, Mastura, Melodi Asmara, Melaka, Memikat Hati, Menceceh
Bujang Lapok, Mengapa, Mengapa Abang Merajok, Mengapa Bintang Sembunyi,
Mengapa Derita, Mengapa Membisu, Mengapa Pilu Saja, Mengapa Riang Ria,
Mengapa Tak Berkawan, Mengapakah Laguku, Merak Kayangan, Merana, Merayu
Asmara, Merayu Hati, Merpati Dua Sejoli, Mesra Ibu, Mutiara Permai |
| N |
Nak Dara Rindu, Nasi Goreng, Nasib, Nasib
Diriku, Nasib Malang, Nasib Si Miskin, Nasibnya Manusia, Nenek Nenek,
Nilai Bangsa, Nujum Pa' Belalang, Nyanyian Asmara |
| O |
Obat, Oh Bulan, Oh Manisku |
| P |
Pabila Malam Tiba, Padang Kota, Panah Asmara,
Panca Delima Hilang, Pantai Gurauan, Patah Tumbuh Hilang Berganti, Pelangi
Hati, Penawar Hati, Penghidupan Baru, Permata Bonda, Perwira, Pesta Muda
Mudi, Pok Pok Bujang Lapok, Pujaanku, Pujaanmu, Pukul Tiga Pagi, Puteri
Bersiram, Putus Harapan, Putus Kaseh Di Semerah Padi, Putus Sudah Kaseh
Sayang |
| Q |
Qadzaan Tuhan |
| R |
Raga Musnah, Rambang Petang, Rantai Terlepas,
Rantau Selamat, Rasam Dunia (Resam Rindu), Rela Hamba Rela, Rindu Asmara,
Rindu Hatiku Rindu, Rindu Hatiku Tidak Terkira, Rintihan Di Jiwaku, Rukun
Islam |
| S |
Saat Yang Bahagia, Sabar, Sabaruddin Tukang
Kasut, Saling Kaseh, Sam Pek Eng Tai, Sampah Hanyut Terapong, Sang Rang
Bulan, Sapu Tangan Tanda Kaseh, Satay, Saya Suka Berkawan (Gelora Chinta),
Sayu Pilu Kalbu Merana, Sejoli, Sedangkan Lidah Lagi Tergigit, Sejak Ku
Bertemu Pada Mu, Sekapur Sireh Seulas Pinang, Seksa, Sekuntum Mawar,
Selamat Berbahagia Wahai Kekaseh, Selamat Berjumpa Lagi, Selamat Hari Raya,
Selamat Panjang Umur, Selamat Pengantin Baru, Semarak Hati, Semenjak Mata
Bertentang, Semerah Padi, Senandung Kaseh, Senandung Malam, Senjakala,
Senyap Dan Sunyi, Sepanjang Riwayatku, Seri Bulan, Seri Bunian, Seribu
Satu Malam, Sesudah Suboh, Si Burung Pungok, Siapa Kanda, Sikit Kasi
Banyak Minta, Simpulan Kaseh, Sindir Oh Sindir, Sua Sue Kemuning, Suara
Takbir, Sukma Rindu, Sungguh Malangnya Nasibku, Sunyi Dan Senyap, Surat
Chinta, Suria |
| T |
Tak Guna, Tak Puas Mata Memandang, Tak Sabar
Menanti, Tak Seindah Bunga, Taman Asmara, Taman Firdausi, Taman Puspawarna,
Tangkap Ikan, Tari Panglima, Tari Silat Melayu, Tari Tualang Tiga, Tasek
Madu, Telaga Hati, Temukanlah, Terbang Burung Terbang, Terbuku Di Kalbu,
Terima Kaseh Banyak-banyak, Teruskan Lah, Tiada Kata Sechantek Bahasa,
Tidurku Di Rumput Yang Basah, Tidurlah Pemaisuri, Tidurlah Wahai Sayang,
Tiga Abdul, Tiga Sahabat, Timang Timang Anak, Ting Tara Tilala, Tinggal
Impian, Tiru Macham Saya, Tolong Kami, Tudung Periuk, Tunggu Sekejap,
Twist Malaysia |
| U |
Ubat, Uda Dan Dara, Udara Nyaman |
| Y |
Ya Habibi Ali Baba, Yang Mana Satu Idaman
Kalbu |
| Z |
Zapin Budaya, Zapin Malaysia, Zuraidah |
|